Pusat Berita
Rumah > Pusat Berita > Berita Industri

Bagaimana cara menyimpan gendongan yang tidak ada habisnya dengan benar?
2025-10-23 05:47:04

How to store endless slings properly?


Sling tak berujung, juga dikenal sebagai sling bundar atau loop tak berujung, merupakan alat yang sangat diperlukan dalam operasi penanganan material di berbagai industri seperti konstruksi, manufaktur, logistik, dan transportasi laut. Sling yang fleksibel dan berkekuatan tinggi ini—biasanya terbuat dari serat sintetis seperti poliester, nilon, atau polipropilen, atau dalam beberapa kasus, serat alami atau baja—dirancang untuk mengangkat beban berat dengan aman dan efisien. Namun, kinerja, masa pakai, dan yang paling penting, keamanannya sangat bergantung pada praktik penyimpanan yang benar. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan keausan dini, degradasi material, dan bahkan kegagalan besar selama penggunaan, sehingga menimbulkan risiko bagi pekerja, peralatan, dan muatan berharga. Artikel ini memberikan panduan langkah demi langkah yang terperinci untuk menyimpan sling tanpa akhir dengan benar, mencakup inspeksi pra-penyimpanan, kondisi penyimpanan ideal, teknik penanganan, dan strategi pemeliharaan jangka panjang.

1. Pentingnya Penyimpanan yang Tepat untuk Endless Sling

Sebelum mempelajari prosedur penyimpanan, penting untuk memahami mengapa penyimpanan yang tepat itu penting. Sling yang tidak ada habisnya mengalami tekanan yang signifikan selama penggunaan, namun penyimpanan sering kali merupakan fase yang diabaikan dan dapat merusak integritasnya. Berikut adalah alasan utama mengapa penyimpanan yang benar tidak dapat dinegosiasikan:

Memperpanjang Umur: Sling tak berujung berkualitas tinggi mewakili investasi yang signifikan. Penyimpanan yang tepat mencegah keausan yang tidak perlu, seperti keretakan, terpotong, atau kerusakan akibat bahan kimia, yang dapat memperpendek masa pakainya. Gendongan yang dirawat dengan baik dapat bertahan bertahun-tahun lebih lama dibandingkan jika disimpan sembarangan, sehingga mengurangi biaya penggantian bagi bisnis.

Memastikan Keamanan: Risiko utama dari penyimpanan yang buruk adalah kekuatan sling yang terganggu. Misalnya, menyimpan sling dalam kondisi lembap dapat menyebabkan tumbuhnya jamur pada serat sintetis sehingga melemahkan kekuatan tariknya. Demikian pula, paparan sinar matahari langsung atau suhu tinggi dapat merusak polimer serat, sehingga menyebabkan kerusakan yang tidak terduga selama operasi pengangkatan. Kegagalan tersebut dapat mengakibatkan beban terjatuh, kerusakan peralatan, dan cedera parah pada pekerja.

Kepatuhan terhadap Standar Industri: Sebagian besar kawasan dan industri—termasuk OSHA (Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Amerika Serikat, Petunjuk Mesin UE, dan pedoman ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi)—mengandalkan penyimpanan peralatan pengangkat yang benar. Ketidakpatuhan dapat mengakibatkan denda, sanksi hukum, dan bahkan penutupan bisnis. Audit rutin sering kali mencakup pemeriksaan praktik penyimpanan sling, sehingga kepatuhan terhadap standar merupakan kebutuhan operasional.

Mempertahankan Konsistensi Kinerja: Sling tak berujung mengandalkan distribusi serat yang seragam dan integritas struktural untuk mendistribusikan beban secara merata. Penyimpanan yang tidak tepat, seperti sling yang tertekuk atau hancur, dapat mengubah bentuknya, menyebabkan distribusi beban tidak merata selama penggunaan. Hal ini tidak hanya mengurangi efisiensi pengangkatan tetapi juga meningkatkan risiko ketidakstabilan beban.

2. Inspeksi Pra-Penyimpanan: Langkah Pertama menuju Penyimpanan yang Aman

Sebelum menyimpan gendongan tanpa akhir, pemeriksaan menyeluruh wajib dilakukan. Langkah ini memastikan bahwa hanya sling dalam kondisi baik yang disimpan, sehingga mencegah sling rusak digunakan kembali secara tidak sengaja. Inspeksi harus dilakukan oleh personel yang terlatih—sebaiknya mereka yang memiliki sertifikasi keselamatan peralatan pengangkat—dan didokumentasikan untuk tujuan kepatuhan. Berikut daftar periksa pemeriksaan terperinci:

2.1 Inspeksi Visual

Mulailah dengan pemeriksaan visual pada seluruh gendongan, termasuk ujung melingkar (“mata” gendongan) dan badan utama. Carilah tanda bahaya berikut:

Kerusakan Serat: Periksa serat yang berjumbai, terpotong, sobek, atau patah. Untuk sling sintetis, perhatikan baik-baik area yang bersentuhan dengan beban saat digunakan, karena rentan terhadap abrasi. Bahkan potongan kecil pun dapat melemahkan sling, karena menimbulkan titik-titik tegangan yang dapat melebar karena beban.

Perubahan Warna atau Pewarnaan: Perubahan warna dapat mengindikasikan paparan zat berbahaya. Misalnya, warna kuning pada kain poliester mungkin menandakan kerusakan akibat sinar UV, sedangkan noda gelap mungkin disebabkan oleh minyak, lemak, atau bahan kimia. Beberapa bahan kimia, seperti asam kuat atau basa, dapat memecah serat sintetis tanpa meninggalkan tanda-tanda visual yang jelas, sehingga setiap gendongan yang terkena zat yang tidak diketahui harus diuji kekuatannya sebelum disimpan.

Jamur atau Jamur: Pertumbuhan jamur biasa terjadi pada gendongan yang sebelumnya disimpan dalam kondisi lembab. Carilah bintik-bintik hitam, hijau, atau putih pada permukaan gendongan. Jamur tidak hanya melemahkan serat tetapi juga menimbulkan bahaya kesehatan bagi pekerja yang menangani gendongan.

Distorsi Struktural: Periksa apakah ada kekusutan, lilitan, atau lipatan permanen. Masalah-masalah ini dapat mengubah kapasitas dukung beban sling, karena mencegah serat-serat sejajar dengan benar selama pengangkatan. Untuk sling inti baja, pastikan tidak ada untaian yang bengkok atau berubah bentuk.

2.2 Pemeriksaan Taktil dan Fungsional

Selain inspeksi visual, lakukan pemeriksaan sentuhan untuk mengidentifikasi kerusakan tersembunyi:

Perubahan Tekstur: Jalankan tangan Anda di sepanjang permukaan gendongan. Tekstur yang kasar atau rapuh pada sling sintetis dapat mengindikasikan penuaan atau kerusakan kimia. Untuk kain gendongan berbahan serat alami (misalnya katun), rasa lembut dan seperti tepung bisa menandakan pembusukan.

Tes Ketegangan: Tarik perlahan sling pada titik yang berbeda untuk memeriksa fleksibilitasnya. Sling yang kaku atau kaku mungkin mengalami degradasi serat, sedangkan regangan yang berlebihan (di luar spesifikasi pabrikan) dapat mengindikasikan kerusakan internal.

Verifikasi Label: Pastikan label identifikasi sling masih utuh dan dapat dibaca. Label biasanya mencantumkan nama pabrikan, bahan sling, kapasitas terukur (WLL—Batas Beban Kerja), tanggal pembuatan, dan nomor seri. Label yang hilang atau tidak terbaca berarti spesifikasi gendongan tidak diketahui, sehingga tidak aman untuk digunakan atau disimpan. Jika label rusak, gantilah dengan label baru yang memuat semua informasi yang diperlukan sebelum disimpan.

2.3 Menangani Sling yang Rusak

Jika sling gagal dalam salah satu bagian pemeriksaan, sling tersebut tidak boleh disimpan untuk digunakan di masa mendatang. Sebagai gantinya, ikuti langkah-langkah berikut:

Pemberian tag: Tempelkan tag “JANGAN GUNAKAN” yang terlihat jelas pada gendongan, yang menunjukkan alasan penolakan (misalnya, “serat berjumbai,” “kerusakan kimia”).

隔离 (Isolasi): Simpan sling yang rusak secara terpisah dari sling yang berfungsi di tempat yang ditentukan, sebaiknya dikunci, untuk mencegah penggunaan yang tidak disengaja.

Pembuangan atau Perbaikan: Konsultasikan pedoman pabrikan untuk menentukan apakah sling dapat diperbaiki. Untuk sling sintetik, kerusakan kecil (misalnya, robekan kecil) dapat diperbaiki oleh teknisi bersertifikat, namun kerusakan parah (misalnya, terpotongnya lebih dari 10% serat) memerlukan pembuangan. Buang sling dengan cara yang mencegah penggunaan kembali—misalnya, memotong sling sintetis menjadi beberapa bagian atau mendaur ulangnya sesuai peraturan setempat.

3. Kondisi Penyimpanan Ideal: Melindungi Sling dari Kerusakan Lingkungan

Gendongan tak berujung sensitif terhadap faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, sinar matahari, dan bahan kimia. Menciptakan lingkungan penyimpanan yang ideal adalah kunci untuk menjaga integritasnya. Di bawah ini adalah kondisi kritis yang perlu dikendalikan:

3.1 Suhu dan Kelembaban

Kisaran Suhu: Simpan sling di tempat sejuk dan kering dengan kisaran suhu 10°C hingga 25°C (50°F hingga 77°F). Suhu ekstrem dapat merusak serat sintetis dan alami. Suhu tinggi (di atas 30°C/86°F) dapat menyebabkan serat sintetis melunak, meleleh, atau rusak, sedangkan suhu rendah (di bawah 0°C/32°F) dapat membuatnya rapuh dan mudah retak. Untuk sling inti baja, suhu dingin yang ekstrem dapat mengurangi keuletan, sehingga meningkatkan risiko kerusakan.

Kontrol Kelembaban: Pertahankan kelembaban relatif (RH) antara 40% dan 60%. Kelembapan yang tinggi (di atas 70%) mendorong pertumbuhan jamur dan lumut, terutama pada sling serat alami dan sling sintetis dengan lapisan organik. Kondisi lembab juga dapat menyebabkan komponen baja (misalnya fitting pada beberapa sling) berkarat, yang dapat berpindah ke material sling dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Gunakan penurun kelembapan di iklim lembab dan pastikan tempat penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah penumpukan kelembapan. Hindari menyimpan sling di lantai beton, karena dapat menyerap dan melepaskan kelembapan—gunakan palet atau rak untuk mengangkat sling dari tanah.

3.2 Paparan Cahaya

Hindari Sinar Matahari Langsung: Sinar ultraviolet (UV) dari sinar matahari sangat merusak serat sintetis. Sling poliester dan nilon yang terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat kehilangan kekuatan tariknya hingga 50% dalam waktu satu tahun. Bahkan sinar matahari tidak langsung pun dapat menyebabkan degradasi secara bertahap. Simpan sling di tempat yang gelap, seperti gudang atau lemari penyimpanan yang tertutup. Jika ada jendela, gunakan film anti UV untuk mengurangi penetrasi cahaya.

Cahaya Buatan: Meskipun cahaya buatan tidak terlalu berbahaya dibandingkan sinar matahari, hindari menempatkan sling di bawah cahaya buatan yang intens dan berkepanjangan (misalnya, lampu LED atau halogen dengan watt tinggi). Posisikan rak penyimpanan jauh dari sumber cahaya untuk meminimalkan paparan.

3.3 Pengendalian Bahan Kimia dan Kontaminan

Bahan Kimia: Simpan sling jauh dari bahan kimia seperti minyak, gemuk, pelarut, asam, basa, dan cat. Zat-zat ini dapat memecah serat sintetis: misalnya, minyak dapat membuat serat nilon membengkak sehingga mengurangi kekuatannya, sedangkan asam dapat melarutkan poliester. Bahkan tumpahan kecil pun dapat mengkontaminasi sling, sehingga tempat penyimpanan harus terpisah dari tempat penyimpanan bahan kimia. Jika gendongan terkena bahan kimia saat digunakan, bersihkan secara menyeluruh (mengikuti pedoman produsen) sebelum disimpan. Misalnya, sling sintetis dapat dicuci dengan sabun lembut dan air, sedangkan sling berbahan serat alami mungkin memerlukan bahan pembersih khusus untuk menghindari kerusakan.

Debu dan Kotoran: Debu dan kotoran dapat menumpuk di serat sling, menyebabkan abrasi selama penyimpanan dan penggunaan. Jaga kebersihan tempat penyimpanan dengan menyapu atau menyedot debu secara rutin. Tutupi sling dengan penutup kain yang dapat menyerap keringat (misalnya, seprai katun) jika akan disimpan dalam waktu lama, karena hal ini mencegah penumpukan debu sekaligus memungkinkan sirkulasi udara. Hindari penutup plastik karena dapat memerangkap kelembapan dan dapat menyebabkan tumbuhnya jamur.

3.4 Perlindungan Fisik

Hindari Benda Tajam: Pastikan tempat penyimpanan bebas dari benda tajam seperti paku, pengait, atau pinggiran logam yang dapat memotong atau merobek sling. Periksa rak penyimpanan, rak, dan palet dari bagian yang menonjol dan perbaiki atau ganti peralatan yang rusak. Saat meletakkan sling pada rak, hindari kontak dengan sudut tajam—gunakan bantalan (misalnya, strip busa atau karet) pada tepi rak untuk melindungi permukaan sling.

Mencegah Penghancuran: Jangan menumpuk benda berat di atas sling yang disimpan. Penghancuran dapat merusak bentuk gendongan, merusak serat, dan menimbulkan kekusutan permanen. Jika sling disimpan di rak, pastikan setiap rak dapat menopang berat sling tanpa melorot. Untuk penyimpanan gantung (dibahas di Bagian 4), gunakan pengait kokoh yang dapat menahan beban gendongan tanpa membuatnya bengkok.

4. Teknik Penyimpanan yang Benar: Penanganan dan Penempatan Sling

Bahkan dalam lingkungan yang ideal, penanganan dan penempatan yang salah selama penyimpanan dapat merusak sling yang tidak ada habisnya. Tujuannya adalah untuk menyimpan sling sedemikian rupa sehingga dapat mempertahankan bentuk alaminya, menghindari tekanan pada serat, dan memudahkan akses untuk penggunaan di masa mendatang. Di bawah ini adalah teknik yang direkomendasikan:

4.1 Penyimpanan Gantung: Metode Pilihan untuk Penyimpanan Jangka Pendek

Menggantung adalah pilihan terbaik untuk sling yang sering digunakan (penyimpanan jangka pendek, misalnya mingguan atau bulanan). Metode ini mencegah kekusutan, penghancuran, dan distorsi serat. Ikuti panduan berikut:

Gunakan Pengait yang Sesuai: Gunakan pengait yang lebar dan halus yang terbuat dari bahan yang tidak korosif (misalnya baja tahan karat atau baja berlapis). Hindari pengait yang sempit, karena dapat menimbulkan titik-titik tekanan pada gendongan. Lebar pengait harus setidaknya dua kali diameter gendongan untuk mendistribusikan berat secara merata.

Hang by the Loop: Gantungkan sling pada salah satu loopnya (matanya) sehingga badan utamanya menggantung bebas. Jangan menggantungkan gendongan pada bagian tengah badan, karena dapat menyebabkan tertekuknya. Pastikan gendongan tidak terpuntir—luruskan semua lilitan sebelum digantung.

Jaga Jarak: Gantung sling dengan jarak minimal 15 cm (6 inci) untuk memungkinkan sirkulasi udara dan mencegah gesekan antar sling. Gesekan dapat menyebabkan terjadinya abrasi terutama pada sela-sela sling sintetik. Hindari membuat tempat penyimpanan terlalu padat, karena hal ini akan mempersulit akses satu sling tanpa merusak sling lainnya.

Pengait Label: Beri label setiap pengait dengan spesifikasi gendongan (misalnya, “Poliester, WLL 5 Ton”) untuk memudahkan identifikasi. Hal ini mengurangi risiko penggunaan sling yang salah untuk suatu pekerjaan dan mempercepat pengambilan.

4.2 Rolling atau Coiling: Untuk Penyimpanan Jangka Panjang

Untuk sling yang akan disimpan dalam waktu lama (misalnya berbulan-bulan tanpa digunakan), penggulungan atau penggulungan adalah metode yang praktis. Ini melindungi gendongan dari debu dan kerusakan sekaligus menghemat ruang. Ikuti langkah-langkah berikut:

Mempersiapkan Sling: Pastikan sling bersih dan kering (dari pemeriksaan dan pembersihan sebelum penyimpanan). Letakkan secara mendatar di atas permukaan yang bersih dan halus (misalnya meja atau lantai bersih) untuk menghilangkan segala lilitan.

Teknik Penggulungan: Untuk sling sintetis, gulung sling dengan kencang namun jangan terlalu kencang—pengetatan yang berlebihan dapat menyebabkan kompresi serat. Mulailah dari satu ujung dan gulung ke arah yang lain, jaga agar gulungan tetap rata. Untuk sling yang lebih panjang (misalnya 10 meter atau lebih), lipat sling menjadi dua sebelum digulung untuk menghasilkan gulungan yang lebih kecil dan mudah diatur.

Teknik Penggulungan: Untuk sling serat alami atau sling sintetis yang lebih pendek, penggulungan merupakan salah satu alternatifnya. Buat gulungan yang besar dan longgar (dengan diameter minimal 30 cm/12 inci) agar tidak tertekuk. Kencangkan kumparan dengan tali yang lembut (misalnya anyaman katun atau nilon) daripada kawat atau tali, yang dapat melukai gendongan. Jangan gunakan karet gelang karena dapat meninggalkan lekukan pada serat.

Penyimpanan Gulungan/Kumparan: Tempatkan sling yang digulung atau digulung pada permukaan datar dan tinggi seperti palet atau rak. Jangan menumpuk gulungan di atas satu sama lain, karena berat gulungan atas dapat meremukkan gulungan bawah. Jika penumpukan diperlukan (karena keterbatasan ruang), batasi tumpukan menjadi dua gulungan dan letakkan papan kokoh di antara keduanya untuk mendistribusikan berat. Beri label setiap gulungan dengan spesifikasi gendongan dan tanggal penyimpanan untuk memudahkan pelacakan.

4.3 Menghindari Kesalahan Umum Penyimpanan

Jangan Menggantung Sling pada Kait yang Tajam atau Berkarat: Kait yang tajam dapat memotong serat, sedangkan karat dapat berpindah ke sling dan menyebabkan korosi (terutama pada sling sintetis dengan komponen logam).

Jangan Simpan Sling di Tanah: Tanah rentan terhadap kelembapan, debu, dan serpihan. Bahkan di area yang bersih, umban di tanah dapat terinjak atau tertimpa peralatan.

Jangan Memutar atau Mengikat Sling: Memutar dan membuat simpul menimbulkan titik-titik tekanan yang melemahkan gendongan. Selalu simpan sling dalam keadaan lurus dan tidak terpuntir.

Jangan Mencampur Jenis Sling: Simpan berbagai jenis sling (misalnya poliester, nilon, inti baja) secara terpisah. Pencampuran dapat menyebabkan kontaminasi silang (misalnya minyak dari satu sling berpindah ke sling lainnya) dan mempersulit pencarian sling yang tepat untuk suatu pekerjaan. Gunakan rak terpisah atau wadah berlabel untuk setiap jenis.

5. Perawatan Reguler Selama Penyimpanan: Menjaga Sling dalam Kondisi Optimal

Penyimpanan bukanlah proses “atur dan lupakan”. Pemeriksaan pemeliharaan rutin diperlukan untuk memastikan sling tetap dalam kondisi baik selama disimpan. Frekuensi pemeriksaan tergantung pada lama penyimpanan dan kondisi lingkungan: untuk penyimpanan jangka pendek (kurang dari 3 bulan), pemeriksaan bulanan sudah cukup; untuk penyimpanan jangka panjang (3 bulan atau lebih), disarankan dilakukan pemeriksaan dua bulanan. Inilah yang harus disertakan dalam pemeriksaan pemeliharaan:

5.1 Inspeksi Ulang Visual dan Taktil

Ulangi langkah pemeriksaan sebelum penyimpanan (Bagian 2) untuk memeriksa kerusakan baru. Berikan perhatian khusus pada:

Pertumbuhan Jamur: Bahkan dalam kelembapan yang terkendali, jamur dapat berkembang jika sling tidak benar-benar kering sebelum disimpan. Periksa noda atau bau apak.

Degradasi Serat: Carilah tanda-tanda kerapuhan atau perubahan warna, yang mungkin mengindikasikan kerusakan akibat suhu atau sinar UV.

Integritas Label: Pastikan label tetap terbaca. Jika label rusak, segera ganti.

5.2 Pemantauan Lingkungan

Periksa suhu, kelembapan, dan kondisi cahaya tempat penyimpanan:

Gunakan Alat Pemantauan: Tempatkan termometer dan higrometer di tempat penyimpanan untuk melacak kondisi. Catat pembacaan setiap minggu untuk mengidentifikasi tren (misalnya, peningkatan kelembapan selama musim hujan).

Sesuaikan Sesuai Kebutuhan: Jika suhu atau kelembapan melebihi kisaran yang disarankan, sesuaikan pemanasan/pendinginan atau penurun kelembapan. Perbaiki kebocoran atau retakan pada tempat penyimpanan yang memungkinkan masuknya uap air atau sinar matahari.

5.3 Rotasi Sling

Jika beberapa sling disimpan, putar penggunaannya untuk memastikan keausan merata. Misalnya, tandai sling dengan tag “Gunakan Pertama” dan rotasikan setiap 3 bulan. Hal ini mencegah satu sling digunakan secara berlebihan sementara sling lainnya disimpan terlalu lama (yang dapat menyebabkan degradasi yang tidak terduga).

5.4 Pembersihan Tempat Penyimpanan

Bersihkan tempat penyimpanan secara teratur untuk menghilangkan debu, kotoran, dan kontaminan potensial:

Sapu atau Vakum: Bersihkan lantai dan rak setiap minggu untuk mencegah penumpukan debu.

Bersihkan Permukaan: Gunakan deterjen lembut untuk membersihkan rak dan pengait setiap bulan, terutama jika terkena minyak atau bahan kimia.

Periksa Hama: Periksa tanda-tanda hama (misalnya hewan pengerat atau serangga) yang dapat merusak sling. Gunakan tindakan pengendalian hama jika perlu, pastikan bahan kimia tidak bersentuhan dengan sling.

6. Kesimpulan: Menjadikan Penyimpanan yang Benar sebagai Praktik Standar

Penyimpanan yang tepat untuk sling tanpa akhir bukan hanya masalah kepatuhan—tetapi merupakan komponen penting dari keselamatan tempat kerja, umur peralatan yang panjang, dan efisiensi operasional. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam panduan ini—melakukan inspeksi sebelum penyimpanan, mengendalikan kondisi lingkungan, menggunakan teknik penyimpanan yang benar, dan melakukan perawatan rutin—bisnis dapat memastikan sling mereka tetap dalam kondisi optimal, sehingga mengurangi risiko kecelakaan dan menurunkan biaya penggantian.

Penting untuk diingat bahwa penyimpanan yang tepat adalah bagian dari program keselamatan peralatan pengangkat yang lebih besar, yang mencakup pelatihan personel, mengikuti pedoman pabrikan, dan melakukan uji beban secara teratur. Dengan menjadikan penyimpanan yang tepat sebagai praktik standar, organisasi dapat menciptakan tempat kerja yang lebih aman dan efisien, serta melindungi karyawan dan aset mereka.

Singkatnya, kunci keberhasilan penyimpanan sling tanpa akhir adalah perhatian terhadap detail: mulai dari memeriksa potongan kecil serat selama inspeksi hingga memantau tingkat kelembapan di area penyimpanan. Setiap langkah berperan dalam menjaga integritas sling. Dengan menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam penyimpanan yang tepat, bisnis dapat memperoleh manfaat jangka panjang, termasuk umur sling yang lebih panjang, catatan keselamatan yang lebih baik, dan kepatuhan terhadap standar industri.


INFORMASI KONTAK

  • Alamat Perusahaan:

    Jalan Chengnan No.8, kawasan industri chengnan, daerah Baoying, Jiangsu Cina

  • Alamat Surel:

    E-mail1:vanzer@xcrope.com  Vanzer Tao
    E-mail2:sales@xcrope.com    Wang Peng
    E-mail3:grace@xcrope.com    Grace Li
    E-mail4:info@xcrope.com       David Cheng

  • Nomor Telepon Perusahaan:

    +86-514-88253368

  • Departemen penjualan luar negeri:

    +86-514-88302931

PETA SITUS

facebook2.png google-plus-square.png Twitter.png

Hak Cipta Oleh © Jiangsu Xiangchuan Rope Technology Co., Ltd. | Semua Hak Dilindungi Undang-undang

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.

Menerima menolak